Minggu, 11 September 2016

Materi Globalisasi: Pengertian, Faktor Pendorong, Teori, dan Dampaknya

Materi Globalisasi: Pengertian, Faktor Pendorong, Teori, dan Dampaknya

HuWagu | Materi Globalisasi: Pengertian, Faktor Pendorong, Teori, dan Dampaknya

A. Pengertian Globalisasi
Pengertian globalisasi secara harfiah berasal dari Bahasa Inggris, yakni Globalization. Globalization terdiri dari dua kata, Global yang artinya mendunia dan Lization yang artinya proses. Berdasarkan pengertian tersebut, globalisasi adalah suatu proses menyeluruh atau mendunia. Sedangkan pengertian globalisasi secara luas dan menurut para ahli akan dibahas pada tulisan di bawah ini.

Pengertian globalisasi menurut para ahli :
1. Anthony Giddens
Giddens mengatakan bahwa globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi di lokasi yang satu dengan yang lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.
2. Malcom Waters
Waters mengatakan globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang.
3. Martin Albrow
Albrown mengatakan, globalisasi menyangkut semua sistem di mana masyarakat dunia tersambung kedalam komunitas dunia tunggal, komunitas global.
4. Rosabeth Moss Kanter
Kanter mengatakan bahwa globalisasi adalah dunia yang menjadi pusat perbelanjaan global yang dalam gagasan dan produksinya, tersedia disetiap tempat ada saat yang sama.
5. Mansour Fakih, (2011)
Fakih berpendapat bahwa globalisasi adalah proses yang ditandai dengan pesatnya perkembangan paham kapitalisme, yakni kian terbuka dan mengglobalnya peran pasar, investasi, dan proses produksi dari perusahaan - perusahaan tradisional.
6. Peter Drucker
Globalisasi adalah sebuah istilah menyeluruh untuk berbagai proses yang berada di jantung ekonomi global, yaitu penyebaran komunikasi global secara instan, pertumbuhan perdagangan internasional yang cepat, dan pasar uang global (pasar perusahaan global).
7. Emanuel Ritcher
Ritcher berpendapat bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya
8. Thomas L. Friedman
Globalisasi mempunyai dimensi ideologi serta teknologi. Dimensi ideologi yakni kapitalisme serta pasar bebas, sedang dimensi teknologi yaitu teknologi info yang sudah menjadikan satu dunia.
9. Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan
Mengatakan bahwa globalisasi adalah proses yang meliputi penyebab, kasus, dan konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.
10. Princenton N. Lyman
Globalisasi yaitu perkembangan yang amat cepat atas saling ketergantungan serta jalinan antara negara - negara di dunia dalam soal perdagangan serta keuangan.
11. Scholte
Menurut Scholte, globalisasi disimpulkan sebagai meningkatnya jalinan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetaplah menjaga jati dirinya masing-masing, tetapi jadi makin bergantung keduanya.
12. Laurence E. Rothenberg
Globalisasi yaitu percepatan serta intensifikasi interaksi serta integrasi antara beberapa orang, perusahaan, serta pemerintah dari negara yang tidak sama.
13. Internasional Monetary Fund (IMF)
Menurut IMF, globalisasi adalah meningkatnya saling ketergantungan ekonomi antara negara-negara di dunia yang ditandai oleh meningkat dan beragamnya volume transaksi barang dan jasa lintas negara dan penyebaran teknologi yang meluas dan cepat.
14. Menurut Bank Dunia
Globalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai transaksi ekonomi dengan orang- orang dari negara lain.
15. Kamus Besar Bahasa Indonesia
Globalisasi adalah proses masuk ke ruang lingkup dunia Dapat pula diartikan sebagai hal-hal kejadian secara menyeluruh dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi batas-batas yang mengikat secara nyata.
16. Selo Soemardjan
Globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI
17. Achmad Suparman
Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah.
18. M. Dahlan Al-Barry
Globalisasi ialah suatu perubahan perombakan atau peningkatan secara menyeluruh dari berbagai macam aspek kehidupan

Jadi, secara umum globalisasi adalah dampak dari perubahan sosial, yakni suatu proses menyeluruh atau mendunia dimana setiap individu saling terhubung dalam sebuah jaringan dan tidak terikat oleh negara maupun batas - batas wilayah tertentu. Dapat dikatakan globalisasi membuat dunia ini tanpa sekat. Artinya, batas - batas antar dunia ini tidak berlaku lagi. Hal ini terjadi dikarenakan setiap individu bebas berkomunikasi dan memperoleh informasi dari berbagai pihak di seluruh dunia.


B. Faktor Pendorong Globalisasi
Perkembangan suatu globalisasi yang cepat pasti terdapat faktor pendorongnya. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Perkembangan teknologi informasi komunikasi yang berperan untuk kemudahan dalam transaksi ekonomi antar negara,
  2. Kerja sama ekonomi Internasional yang memudahkan terjadinya kesepakatan-kesepakatan antarnegara yang terjalin dengan erat,
  3. Majunya ilmu pengetahuan pada teknologi transportasi yang mempermudah dalam jasa transport dan pengiriman barang keluar negeri,
  4. Semakin terbukanya sistem perekonomian negara - negara di dunia,
  5. Mengglobalnya pasar uang yang mengakibatkan kegiatan ekonomi suatu negara semakin besar.

C. Teori-Teori Globalisasi
Terdapat beberapa teori globalisasi menurut para ahli, diantaranya sebagai berikut:

Cochrane dan Pain
Cochrane and Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat, yaitu:

1. Para Globalis
Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
  • Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
  • Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).
2. Para Tradisionalis
Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.
3. Para Transformasionalis (transformalis)
Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.

George Ritzer (Globalisasi Kehampaan)
Ritzer membuat dua asumsi mengenai globalisasi, yakni:
1. Perkembangan awal komunikasi global berkembang melalui beragam media, utamanya televisi dan internet.
2. Terbentuknya kesadaran global sebagai hasil akhir dari globalisasi.


D. Gejala Globalisasi di Indonesia

Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti dengan kemajuan teknologi. Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan dibidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Contohnya:
  • Penemuan telepon sebagai alat komunikasi yang membawa kemudahan bagi penggunanya. Setelah itu berkembang pula faksimili, handphone, internet dll.
  • Penemuan alat transportasi dari yang paling ringan sampai pada yang paling canggih, misalnya pesawat terbang.
  • Penemuan peralatan kantor, seperti mesin ketik sampai dengan komputer yang dapat membantu penyimpanan dan pengolahan data. Penemuan ini selanjutnya berkembang pada penemuan yang lebih canggih yaitu internet.
Bidang Ekonomi
Tujuan modernisasi dibidang ekonomi yang dilakukan diberbagai negara di dunia, khususnya di Indonesia adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Untuk itu perlu dikembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat. Dengan demikian terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja. Upaya-upaya agar kehidupan ekonomi dapat mendukung modernisasi dan globalisasi antara lain sebagai berikut:
  • Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghilangkan sistem monopoli.
  • Memberdayakan pengusaha kecil, menengah dan koperasi agar lebih efisien dalam berusaha dengan suasana yang kondusif (aman dan mendukung).
  • Mengembangkan hubungan kemitraan yang saling mendukung dan menguntungkan antara koperasi, swasta dan BUMN, serta antara pengusaha besar, menengah dan kecil dalam rangka memperkuat struktur perekonomian nasional.
Bidang Politik
Keberhasilan pembangunan politik makin memantapkan tatanan kehidupan politik dan kenegaraan yang berdasarkan demokrasi Pancasila, memantapkan perkembangan organisasi politik dan kemasyarakatan, serta mendorong peningkatan kesadaran berpolitik rakyat. namun pendidikan politik pun harus lebih ditingkatkan agar rakyat makin sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Bidang Agama
Masyarakat Indonesiadikatakan masyarakat yang religius karena warga masyarakatnya hidup dengan berpedoman pada kaidah-kaidah agama yang dijamin dan dikuatkan dalam UUD 1945 Pasal 29 Ayat 2 yang berbunyi: negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
Selain itu masih ada gejala globalisasi di bidang sosial, budaya, dan pendidikan.

E. Dampak Globalisasi
A. Dampak Positif Globalisasi
1. Bidang Politik
  • Mulai terjadinya pergantian system ketatanegaraan di banyak negara.
  • Terjadinya pergantian beberapa instansi negara. Semisal, di Indonesia, lahirnya DPD, MK, dan lain-lain.
  • Meningkatnya kemunculan partai politik serta meningkatnya kesadaran politik orang-orang.
2. Bidang Ekonomi
  • Rakyat secara mudah mendapatkan barang konsumtif yang dibutuhkan.
  • Memudahkan sistem pembangunan industri.
  • Mendorong percepatan perkembangan ekonomi nasional.
  • Membuka lapangan kerja yang mempunyai ketrampilan kerja.
  • Suku bunga bank rendah.
  • Meningkatkan ekspor terlebih barang hasil produksi industri kecil serta besar dan hasil kerajinan rakyat.
  • Melakukan ekonomi kerakyatan seperti yang diamanatkan Pancasila terlebih sila Keadilan Sosial untuk Semua Rakyat Indonesia serta pasal 33 UUD 1945.
3. Bidang Sosial-budaya
  • Mempercepat pergantian pola kehidupan satu bangsa.
  • Terjadinya pergeseran nilai kehidupan dalam orang-orang.
  • Pesatnya perubahan info serta tehnologi.
4. Bidang Hankam
  • Hubungan kerja pertahanan serta keamanan.
  • Dibutuhkan pasukan bersenjata untuk kebutuhan perdamaian negara-negara yang tengah bergejolak.
B. Dampak Negatif Globalisasi
1. Bidang Politik
  • Timbulnya sikap arogansi politik (kekuasaan serta politik).
  • Berkembangnya kebiasaan money politic (politik uang) dalam kehidupan masyarakat.
2. Bidang Ekonomi
  • Matinya usaha kecil yg tidak kompetitif.
  • Timbulnya kebijaksanaan pemerintah yg tidak menguntungkan petani.
3. Bidang Sosial-Budaya
  • Sulitnya pengendalian serta seleksi masuknya budaya asing yang tidak cocok dengan budaya bangsa Indonesia.
  • Mudahnya mendapatkan beberapa barang ilegal seperti beberapa barang pornografi serta narkoba.
  • Sirnanya rasa kebersamaan menjadikan kehidupan yang sifatnya individualis.
  • Semakin meningkatnya budaya kekerasan yang berlangsung dalam kehidupan orang-orang.
4. Sektor Hankam
  • Timbulnya beberapa gerakan separatisme.
  • Ada tanda-tanda disintegrasi bangsa yang membahayakan persatuan serta kesatuan bangsa serta negara kesatuan Republik Indonesia.
  • Terjadinya pelanggaran teritorial negara Republik Indonesia.
  • Ada campur tangan pihak asing pada kebijaksanaan dalam negeri Indonesia.
  • Masyarakat dan bangsa Indonesia butuh menyiapkan diri supaya bisa memenangkan arus globalisasi ini. Maksudnya adalah untuk memperoleh beberapa sisi positif dari globalisasi serta dapat menghindari diri dari aspek negatif globalisasi.

Jadi, bangsa Indonesia mesti bisa meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) supaya dapat menyeleksi masuknya budaya asing yang tidak cocok dengan kepribadian bangsa. Ada segi positif serta negatif dari globalisasi begitu tergantung pada negara yang menerimanya.

Bangsa Indonesia akan tidak memperoleh sisi positif dari globalisasi jika tak dapat mempersiapkan diri dengan baik. Demikian sebaliknya, kita bakal dapat menghindari beberapa segi negatif dari globalisasi jika kita juga dapat menyiapkan diri dengan baik juga.

Keyword: Pengertian Globalisasi, globalisasi adalah, globalisasi menurut para ahli, globalisasi ekonomi, globalisasi budaya, globalisasi pendidikan, makalah globalisasi, bahan globalisasi, globalisasi ppt, power point, download, gratis, slide ppt power point, globalisasi singkat, rangkuman globalisasi singkat dan lengkap terbaru, globalisasi kelas XII, sosiologi, pelajaran sekolah kelas 12, Kurikulum 2013, K13, silabus

Sumber:
http://www.seputarpengetahuan.com/2014/10/gejala-globalisasi-di-indonesia-terlengkap.html
http://www.lahiya.com/pengertian-globalisasi-dan-dampak-positif-negatif
http://www.kuliah.info/2015/05/apa-itu-globalisasi-ini-pengertian.html

Berkomentarlah dengan bijak :)
[-] Jangan melakukan spamming
[-] Tidak menerima URL
EmoticonEmoticon