Kamis, 29 Oktober 2015

Contoh Teks Pidato Tema Pendidikan Budaya dan Bahasa



Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. 

Dalam berpidato pastilah memiliki tema tertentu yang diusung sebagai bahan pokok bahasannya. Nah, kali ini kami akan memberikan salah satu Contoh Teks Pidato Tema Pendidikan Budaya dan Bahasa.


Assalamu’alaikum Wr.Wb. 

    Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua. Yang terhormat Bapak Kepala SMA Negeri 1 Sukoharjo. Dan yang saya hormati Bapak dan Ibu guru sekalian serta teman-teman yang saya sayangi dan saya banggakan. Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam acara pagi ini tanpa suatu halangan apapun. Terimakasih saya haturkan atas kesempatan yang telah di berikan pada saya untuk dapat berbicara di sini.
    Hadirin sekalian, pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pidato mengenai Pentingnya Pendidikan Budaya dan Bahasa bagi kita semua. Pasalnya, Pendidikan Budaya dan Bahasa sering dikesampingikan oleh generasi muda saat ini. Banyak yang menganggap kurang pentingnya pendidikan budaya dan bahasa. Padahal, budaya dan bahasa adalah salah satu komponen penting suatu bangsa yang harus tetap di pelajari, dan di lestarikan oleh para penerus bangsa.
    Indonesia memiliki banyak keragaman budaya dan bahasa sesuai daerahnya masing-masing. Akan tetapi, saat ini banyak generasi muda yang telah melupakan budaya dan bahasa daerahnya sendiri. Dengan alasan trend dan mengikuti mode, sedikit demi sedikit rasa cinta akan budaya dan bahasa dari daerahnya sendiri mulai terkikis. Banyak yang melupakan bahkan tidak mau mempelajari atau melestarikan budayanya sendiri dan lebih memilih untuk mempelajari budaya dan bahasa dari asing.
    Kaum muda saat ini banyak yang berspekulasi bahwa menggunakan bahasa asing adalah hal yang dianggap gaul dan sangat menunjukkan modernitas. Banyak yang tidak ingin dikatakan “ketinggalan zaman” karena tidak bisa berbahasa asing. Memang, bahasa asing sangat diperlukan dalam dunia kerja saat ini. Akan tetapi jika kita bisa berbahasa asing dengan baik dan lancar tetapi tidak bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, ataupun tidak bisa menggunakan bahasa daerahnya sendiri, apakah itu pantas? Apakah tidak ada rasa malu seolah telah melupakan jati dirinya sendiri sebagai bagian dari Bangsa Indonesia?
    Namun yang terjadi saat ini, banyak orang yang lebih merasa malu saat tidak bisa menggunakan asing, tetapi tidak merasa malu ketika mereka tidak bisa menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa daerahnya sendiri. Sama halnya dengan budaya. Kaum muda saat ini berlomba-lomba untuk mengikuti trend dengan budaya asing, misalnya budaya barat. Padahal, kita sebenarnya tahu, budaya barat sangat bertentangan dengan etika dan moral dari Bangsa Indonesia sendiri. Sungguh sangat disayangkan, karena seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa dapat melestarikan budaya dan bahasa dari Indonesia sendiri. Bukan justru mengesampingkan dan seolah melupakan budaya dan bahasa asli dari Indonesia.
    Oleh karena itu, ada baiknya jika kita mulai memupuk kesadaran untuk dapat senantiasa melestarikan budaya dan bahasa dari Indonesia itu sendiri. Bukan hanya Bahasa Indonesia, tetapi juga bahasa daerah yang semakin terkikis eksistensinya seperti yang telah terjadi saat ini. Harusnya kita sadar akan pentingnya budaya dan bahasa dari bangsa kita sendiri. Karena Budaya dan Bahasa dari Indonesia seharusnya dipelajari dan dilestarikan, bukan dikesampingkan dan ditinggalkan.
    Demikian pidato yang telah saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf  bila ada salah kata yang mungkin kurang berkenan. Wabillahitaufiq walhidayah. 

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Itulah salah satu contoh dari teks pidato, semoga bermanfaat!

Berkomentarlah dengan bijak :)
[-] Jangan melakukan spamming
[-] Tidak menerima URL
EmoticonEmoticon